12 Tips Penting Sebelum Mengambil Kredit Pemilikan Rumah

Avatar

By Metland Cikarang

Membeli rumah merupakan salah satu impian banyak orang. Namun, kenyataannya harga rumah yang semakin tinggi membuat sebagian besar orang sulit untuk membelinya secara tunai. Oleh karena itu, kredit pemilikan rumah atau KPR menjadi pilihan banyak orang untuk membeli rumah.

Namun, sebelum mengambil KPR, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal penting. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan yang berpengaruh pada kondisi keuangan di masa depan. Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan memberikan 12 tips penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil KPR.

Tentukan Budget

Sebelum memutuskan untuk mengambil KPR, tentukanlah terlebih dahulu budget yang Anda miliki. Hitunglah dengan cermat berapa uang yang Anda miliki dan berapa cicilan yang bisa Anda bayar setiap bulannya. Pastikan bahwa cicilan yang harus dibayar setiap bulannya tidak terlalu berat sehingga tidak memberikan beban yang berat di masa depan.

Pilih Bank yang Terpercaya

Pilihlah bank yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Jangan terburu-buru dalam memilih bank hanya karena menawarkan suku bunga yang rendah. Pastikan bahwa bank yang dipilih memiliki track record yang baik dalam memberikan pelayanan dan memproses KPR.

Persiapkan Uang Muka

Sebelum mengambil KPR, pastikan Anda sudah menyiapkan uang muka yang diperlukan. Biasanya, uang muka yang harus disiapkan untuk mengambil KPR adalah sekitar 20% dari harga rumah. Jika Anda tidak memiliki uang muka yang cukup, sebaiknya menunda rencana untuk membeli rumah sampai memiliki uang muka yang cukup.

Jangan Terlalu Bergantung pada KPR

Jangan terlalu bergantung pada KPR dalam membeli rumah. Pastikan bahwa Anda masih memiliki sumber pendapatan lain selain cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya. Jangan sampai cicilan KPR menjadi beban yang terlalu berat dan mengganggu keuangan pribadi atau keluarga.

Pertimbangkan Biaya-Biaya Tambahan

Selain cicilan, terdapat juga biaya-biaya tambahan yang harus diperhitungkan dalam mengambil KPR. Biaya-biaya tersebut antara lain biaya notaris, biaya administrasi bank, biaya survey, dan biaya lainnya. Pastikan bahwa Anda sudah mempertimbangkan semua biaya tambahan tersebut sebelum memutuskan untuk mengambil KPR.

Pilih Jangka Waktu KPR yang Sesuai

Jangka waktu KPR bisa bervariasi antara 5 hingga 30 tahun. Pilihlah jangka waktu KPR yang sesuai dengan budget dan kemampuan bayar Anda. Jangan terlalu memaksakan diri dalam memilih jangka waktu KPR yang terlalu pendek atau terlalu panjang.

Perhatikan Sistem Pembayaran

Ada dua sistem pembayaran yang biasanya digunakan dalam mengambil KPR, yaitu sistem anuitas dan sistem efektif. Sistem anuitas adalah sistem pembayaran dimana cicilan yang harus dibayar setiap bulannya tetap selama masa tenor KPR berlangsung. Sistem efektif, di sisi lain, adalah sistem pembayaran dimana cicilan yang harus dibayar setiap bulannya berkurang seiring dengan berkurangnya sisa hutang KPR. Pilih sistem pembayaran yang sesuai dengan kemampuan bayar Anda.

Cek Bunga yang Ditawarkan

Ceklah bunga yang ditawarkan oleh bank sebelum memutuskan untuk mengambil KPR. Pastikan bahwa bunga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan kemampuan bayar Anda. Jangan terburu-buru dalam memilih bank hanya karena menawarkan bunga yang rendah, periksa juga syarat dan ketentuan yang berlaku untuk KPR tersebut.

Periksa Dokumen-Dokumen yang Dibutuhkan

Sebelum mengajukan KPR, pastikan bahwa Anda sudah menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan oleh bank. Dokumen-dokumen tersebut antara lain fotokopi KTP, fotokopi KK, surat nikah (jika sudah menikah), surat keterangan penghasilan, dan dokumen lain yang diminta oleh bank.

Periksa Keamanan dan Kelengkapan Dokumen Rumah

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan KPR, pastikan bahwa dokumen rumah tersebut aman dan lengkap. Periksa sertifikat rumah, surat izin bangunan, dan dokumen-dokumen lainnya yang berkaitan dengan rumah tersebut. Jangan sampai terjadi masalah di kemudian hari karena dokumen rumah yang tidak lengkap atau tidak sah.

Gunakan Asuransi

Sebaiknya gunakan asuransi untuk melindungi diri Anda dari risiko-risiko yang terkait dengan KPR. Asuransi bisa melindungi Anda dari risiko kehilangan pekerjaan atau kecelakaan yang bisa mempengaruhi kemampuan Anda dalam membayar cicilan KPR.

Periksa Kembali Kesesuaian Dokumen

Setelah semua persyaratan terpenuhi, pastikan bahwa dokumen yang telah disiapkan sesuai dengan persyaratan bank. Pastikan juga bahwa dokumen rumah yang diterima sesuai dengan yang tertera di iklan atau yang telah dijanjikan oleh pihak penjual rumah.

Mengambil KPR untuk membeli rumah memang tidak mudah, namun dengan memperhatikan beberapa tips di atas, Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Pastikan untuk memperhatikan semua aspek yang terkait dengan KPR dan memilih bank yang terpercaya. Selamat mencari rumah impian Anda dan semoga tips ini dapat membantu!

Tinggalkan komentar